Jumat, 25 April 2008

Here are several motions for English Debating Competition

THW allow the use of Python reticulatus as biopesticide.

THBT field-frog hunting for consumption should be banned.

THBT herpetofauna should be used as natural predator to eliminate pests.

THW ban the physical development that destroy herpetofauna habitat

THBT herpetofauna should not be kept as pets.

THBT Serpentes sub-orders are the most deadly herpetofauna.

THW allow snake’s body parts to be consumed and traded.

THBT herpetofauna cloning should be banned

THW ban the snake pet that is set up freely around the house.

THBT field-snake breeding should be stopped.

THW open turtle egg-laid beach for public and tourism.

THW allow people to collect preserved reptiles and amphibians.

THW permit reptiles and amphibians exported freely.

THBT turtle conservation is useless.

THBT snake’s poison is very useful in medical field.

THW legalize turtle-egg tradding.

THBT traditional customs that put turtle as traditional food or sacrificed item should be erased.

THBT tourism activity in Komodo Island should be stopped.

THBT selling herpetofauna souvenirs are permitted.

THBT Sweekee consumption give inadequate effect for our health.

THBT animal protection laws are futile for herpetofauna.


note: THW=this house would, THBT=this house believe that

Minggu, 20 April 2008

Sekilas tentang Kelompok Studi Herpetologi


Kelompok Studi Herpetologi (KSH)

Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada


Herpetologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari herpetofauna, yaitu hewan sejenis Reptil dan Amfibi. Kelompok Studi Herpetologi (KSH) adalah sebuah organisasi di Fakultas Biologi UGM yang bergerak dalam pengembangan kajian ilmu Herpetologi di Indonesia. KSH tidaklah sama dengan klub pecinta reptil, atau perkumpulan pawang reptil. KSH tidak bertujuan menjadikan anggotanya menjadi seorang pawang ataupun penangkap reptil. KSH lebih terfokus pada keilmuan dan pengetahuan tentang reptil dan amfibi.

Kegiatan KSH dapat digolongkan dalam 3 kelompok, yaitu kajian mengenai segala aspek tentang herpetofauna, penelitian untuk menguak hal baru tentang reptil dan amfibi, serta melakukan konservasi demi kelangsungan hidup reptil dan amfibi. Perlu ditekankan lagi bahwa KSH adalah Kelompok Studi (satu – satunya di Indonesia), yang arah tujuannya adalah mencetak seorang peneliti, pemerhati, dan pakar/ ahli tentang reptil dan amfibi (disebut Herpetologist, contoh Herpetologist: Rob Bradl, Steve Irwin).

Untuk mengembangkan pengetahuan anggota KSH mengenai reptil dan amfibi, KSH rutin mengadakan pematerian untuk anggotanya. Pematerian di sini meliputi materi tentang herpetologi dan hewan – hewan yang menjadi objek kajiannya (ular, kadal, buaya, kura – kura, dan katak); materi tentang bagaimana cara melakukan penelitian; bagaimana cara mengambil sampel penelitian di alam; dan bagaimana mengangani (handling) spesimen hidup maupun awetan untuk tujuan studi. KSH juga rutin mengadakan diskusi mengenai isu terbaru atau yang dianggap penting tentang herpetologi. Di samping itu, diadakan pula kunjungan – kunjungan ke Balai Konservasi reptil atau amfibi, daerah penangkaran, habitat alami herpetofauna, serta tempat – tempat lain yang berkaitan dengan herpetologi dalam rangka penelitian, pengamatan untuk memperdalam ilmu, dan menjalin komunikasi dengan lembaga-lembaga tersebut.

Sebagai bentuk usaha untuk memasyarakatkan ilmu herpetologi, KSH sering diundang dan mengadakan pematerian di lembaga lain seperti Pecinta Alam, siswa SMA, SMP, SD, TK bahkan Playgroup dan masyarakat umum. Selain memberi materi, kami juga menyelipkan nilai – nilai konservasinya sejak dini. Anggota KSH juga sering diminta untuk menjadi pembicara dalam suatu seminar atau acara – acara lain yang berhubungan dengan herpetologi. Setiap tahun, KSH mengadakan kegiatan bertema herpetologi yang melibatkan masyarakat luar. Pada tahun 2006, diadakan Diskusi Panel untuk siswa SMA, tahun 2006 diadakan Lomba melukis dan mewarnai bagi siswa TK dan SD, dan tahun 2008 diadakan long march kampanye konservasi penyu Yogyakarta.

Di luar semua itu, kegiatan utama KSH dalam pengembangan ilmu adalah penelitian. KSH menginginkan anggotanya berperan serta dalam perkembangan Ilmu herpetologi di Indonesia. Saat ini perhatian masyarakat, terutama internasional, sedang mengarah pada objek kajian reptil dan amfibi; informasi pun menjadi cepat sekali berkembang. Penelitian KSH dilakukan di laboratorium, di kelas, maupun di alam. Sampel untuk penelitian dapat diambil dari mana saja, terutama di alam dan dengan melakukan survey pada beberapa tempat. Untuk penelitian, KSH tidak bergerak sendiri, melainkan berada di bawah bimbingan dosen yang berkompeten dalam bidangnya.

Oleh: Indyaswan Tegar S. (Ketua KSH periode 2007-2008)

Diedit oleh: Deera A. Pramana (S.22)

Penyelenggara Seminar Nasional II Herpetologi






Jumat, 18 April 2008

Lomba Poster Siswa

Tema lomba adalah ”Konservasi Penyu di Indonesia”.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan herpetofauna, menumbuhkan kecintaan khalayak terhadap herpetofauna serta mengasah kreativitas generasi muda.

Sasaran lomba adalah siswa-siswi dari SMA/SMK/sederajat se-D.I Yogyakarta (umum) dengan biaya pendaftaran Rp 10.000,00/karya.

Teknis acara. Peserta mengirimkan hasil karyanya kepada panitia mulai dari tanggal 21 April 2008 hingga batas akhir pengumpulan pada saat technical meeting tanggal 15 Mei 2008.

Ketentuan yang berlaku pada lomba ini adalah peserta berhak mengunakan salah satu/lebih dari alat gambar yang diijinkan yaitu krayon/pastel/pensil warna/cat poster, dan digambar pada kertas berukuran A3 yang disediakan sendiri oleh peserta. Kriteria penilaiannya yaitu melihat :

1. Komposisi warna & bentuk

2. Kesesuaian dengan tema

3. Kekomunikatifan gambar

Penjurian akan dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2008. Juri:

1. Indyaswan Tegar (KSH)

2. Faiz (KSH)

Pemenang akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman lomba debat dan pidato pada tanggal 18 Mei 2008.

Hasil karya dari tiap peserta untuk selanjutnya akan menjadi hal milik panitia.

Contact Person Debat, Pidato, dan Poster

Contact Person yang dapat dihubungi untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai lomba debat dan pidato bahasa Inggris, serta lomba poster:

Kukuh 085291075538
Itonk 08564363606

Lomba Pidato Bahasa Inggris

Lomba ini ditujukan bagi siswa/siswi SMA/SMK/sederajat se-DI Yogyakarta.

Setiap sekolah hanya berhak mengirimkan satu orang perwakilan.

Tema pidato ditentukan sebagai berikut :
1. Hubungan timbal balik lingkungan dengan herpetofauna
2. Konservasi herpetofauna di Indonesia
3. Keanekaragaman herpetofauna di Indonesia

Peserta memilih satu dari tiga tema di atas, dan menuntukan judul bebas yang berhubungan dengan tema.

Peserta mengumpulkan naskah pidato rangkap 3 (tiga) pada saat technical meeting. Naskah diketik pada kertas A4 dengan font Times New Roman 12, spasi 1,5, margin 4-4-3-3.

Peserta diberi kesempatan menyampaikan pidatonya selama 10 menit.

Kriterian Penilaian:
1. Kesesuaian isi dengan tema
2. Ketepatan/ pemanfaatan waktu
3. Cara penyampaian
4. Kejelasan pengucapan
5. Keruntutan pidato (struktur: pembuka-isi-penutup)

Technical meeting akan diadakan pada tanggal 15 Mei 2008, di Ruang Kuliah 4 Fakkultas Biologi UGM. Pada saat technical meeting juga akan dijelaskan peraturan lomba dan pengambilan nomor urut peserta.

Lomba Pidato Bahasa Inggris akan dilaksanakan di Fakultas Biologi UGM pada tanggal 17 Mei 2008.
Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah dilaksanakan tanggal 18 Mei 2008.

Hadiah bagi pemenang:
1. Sertifikat
2. Trofi Gubernur (Juara I), Trofi Rektor UGM (Juara II), dan Trofi Dekan Fakultas Biologi UGM (Juara III)
3. Uang Pembinaan


Peserta mendaftarkan diri dengan mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkannya kepada
Panitia HUT KSH
di Sekretariat Kelompok Studi Herpetologi (KSH)
Fakultas Biologi UGM
Jl. Teknika Selatan
Sekip Utara, Yogyakarta

Biaya: Rp. 15.ooo/ orang

Kamis, 17 April 2008

Lomba Debat Bahasa Inggris

Peserta lomba adalah siswa SMA/SMK/MA/sederajat. Setiap Sekolah hanya berhak mengirimkan 1 (satu) tim untuk lomba Debat bahasa Inggris dan 1 (satu) orang untuk lomba Pidato Bahasa Inggris.
Satu tim debat terdiri atas 3 orang. Panitia membatasi lomba ini untuk 20 tim debat saja. Lomba akan menggunakan sistem Australasian Parliament. Pembicara pertama, kedua, dan ketiga dari setiap tim mendapat kesempatan berbicara selama 7 menit. Reply speech untuk setiap tim diberi waktu 2 menit. Alur debat adalah sebagai berikut:
1st Affirmative (Aff) > 1st Negative (Neg) > 2nd Aff > 2nd Neg > 3rd Aff > 3rd Neg > Reply Neg > Reply Aff


§KRONOLOGI DEBAT
§
Affirmative Team (Positive Team)

1ST
define the motion
§ give background
§ determine theme line
§ reason why agree/ disagree with the motion
§explain the team's split
§ explain the team's argument

§2ND
give rebuttal to 1st speaker from
(-) team
§ explain the argument

§3RD
give rebuttal to 2nd speaker from
(-) team
§explain argument (and summary arguments from 1st, 2nd speaker)
Give summary
§

§Opposition Team (Negative Team)
§
1ST

Accept definition
rebut the 1st speaker from (+) team
§ § determine theme line
§ explain the team split
§explain the speaker argument
§
2ND

give rebuttal to 2nd speaker from
(+) team
§ explain the argument
§
3RD

give rebuttal to 3rd speaker from
(+) team
§ explain argument (and summary arguments from 1st, 2nd speaker)
§ Give summary
§

REPLY SPEECH
give summary of the debate argument from their position
§compare the arguments from both teams (to show wich one is better)
in this speech, avoid rebuttal



Mosi debat berkisar tentang dunia herpetofauna, akan kami publikasikan kemudian.

Juri berasal dari kalangan mahasiswa dan dosen. Kami akan menyeimbangkan antara juri yang lebih berpengalaman dalam dunia herpetofauna dengan juri yang lebih kapabel dalam debat bahasa Inggris.


Pendaftaran peserta debat dilakukan dengan mengisi formulir di Sekretariat Kelompok Studi Herpetologi, Fakultas Biologi UGM, Jl. Teknika Selatan Sekip Utara, Yogyakarta.
Batas akhir Pendaftaran Tim Debat Bahasa Inggris dan waktu Technical Meeting akan diposting kemudian.


Rabu, 26 Maret 2008

Panitia

Ketua : Rury Eprilurahman (UGM)
Sekretaris : Achmad Fanani Muharromi (UGM)
Wenny Deishinta (KSH-UGM)
Bendahara : Diyan Nurisnawati (KSH-UGM)

Komite Seminar dan Poster :
Rury Eprilurahman (UGM), Trijoko (UGM),
Mirza Dikari Kusrini (IPB), dan Amir Hamidy (LIPI)
Komite Fotografi :
Retno Hapsari (SI), Ristina Ferawati (SI), Arif Harsoyo (SI)
Koordinator Acara dan Sidang :
Alfatika Nurul Karlina (SI)
Koordinator Humas dan Pubdok :
Athisa Narendra D. (KSH-UGM)
Koordinator Dana Usaha :
Indyaswan Tegar (KSH-UGM)
Koordinator Perlengkapan :
Basuki (UGM) dan Tony Febri (KSH-UGM)
Koordinator Konsumsi :
Iva Fitriana (KSH-UGM)

Contact Person

Seminar Nasional
Rury 08156803780
Fanani 02749178903
Wenny 081802608186


Lomba dan Pameran fotografi
Eno 08122940226

Ketentuan Lomba Fotografi “Reptil, Amfibi, dan Kamera”

Tema: Amfibi, Reptil dan Kamera Obyek foto adalah satwa yang termasuk reptil atau amfibi (berbagai jenis ular, buaya, penyu, kura-kura, kadal, biawak, katak kodok, dan sejenisnya). Spesies atau hewan tersebut harus berasal dari Indonesia.

Cetak. Foto dicetak pada kertas foto berukuran 10R, disertai dengan file digital atau film negatif (kamera non digital). Untuk file digital, format foto adalah JPEG dengan ukuran tidak lebih besar dari 2MB. Biaya cetak atau cuci cetak ditanggung oleh peserta.

Rekayasa digital yang diperbolehkan: kontras, level, croping, resize.

Orisinalitas. Foto adalah orisinil hasil kerja kontestan dan tidak melanggar hak kekayaan intelektual seseorang.
Foto tidak mengandung tanda tangan atau merk tertentu.

Status. Foto yang dikirimkan belum pernah dipublikasikan, digunakan sebagai gambar promosi, atau diikutkan dalam kontes foto lainnya.

Identitas. Pada selembar kertas berukuran 15x21 cm (A5), tuliskan :
Nama, alamat, dan nomor telepon atau alamat email.
informasi mengenai data teknis foto meliputi jenis kamera, lensa, ISO/ASA, speed, diafragma, beserta kalimat singkat yang dapat menggambarkan isi foto.

Biaya. Peserta wajib membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 15.000,-.
Pembayaran dapat dilakukan langsung di sekretariat panitia atau dikirim ke nomor rekening panitia:

Bank BNI Cabang UGM Yogyakarta
Nomer rekening 0139266634
a.n. Diyan Nurisnawati


Kirimkan paket foto (hasil cetak foto, file digital dalam bentuk CD atau film negatif, dan kertas info) dalam amplop tertutup ke alamat panitia:

Panitia Seminar Nasional Perhimpunan Herpetologi Indonesia 2008
Laboratorium Taksonomi Hewan
Fakultas Biologi UGM
Jl. Teknika Selatan Sekip Utara, Yogyakarta 55281, Indonesia
Satu amplop hanya berisi 1 paket foto. Apabila ingin mengirimkan lebih dari 1 foto, kirimkan dalam masing-masing amplop.

Batas akhir pengiriman foto adalah tanggal 15 Mei 2008 (cap pos).

Juri:
Dony Fitri (ADVY)
Kasan (freelance Greenpeace)
Arif Harsoyo (
Sanca Indonesia)


Kriteria penilaian:
Kesesuaian tema (30%)
Sisi Fotografi (50%)
Sisi ilmiah (20%)


Hasil keputusan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Foto yang masuk akan dipamerkan (info lebih lanjut hubungi panitia) dan akan menjadi hak panitia

Pemenang akan dihubungi panitia melalui email atau telepon pada tanggal 16 Mei 2008

Untuk informasi lebih lanjut hubungi kami di contact person:
Eno : 08122940226

Ketentuan Seminar Nasional II Herpetologi Indonesia

TOPIK SEMINAR
Biologi
Ekologi
Konservasi
Pendidikan



INFO SEMINAR & ABSTRAK
1. Waktu satu pemaparan seminar akan dibatasi selama 15 – 20 menit, termasuk waktu untuk tanya-jawab.
2. Abstrak harus mencakup informasi baru dan belum pernah diseminarkan pada kesempatan serupa.
3. Abstrak harus mencakup infor-masi mengenai hasil penelitian. Abstrak yang didalamnya tertulis “hasil akan didiskusikan kemudi-an” akan ditolak.
4. Jika abstrak diterima tetapi tidak mungkin diseminarkan, maka akan dialihkan sebagai poster.

5. Pemakalah akan diberitahu me-ngenai hal ini sebelumnya, sehingga mempunyai waktu yang cukup untuk mempersiapkan poster.
6. Jika nama pemakalah tercantum pada lebih dari satu abstrak, maka hanya diperkenankan un-tuk membawakan satu seminar.

INFO TAMBAHAN
1. Peserta yang akan memberikan presentasi oral atau poster harus mengirimkan abstrak paling lambat tanggal 28 April 2008
2. Bagi abstrak yang terpilih akan dihubungi via email atau nomor kontak lainnya yang tertera pada form perdaftaran pada tanggal 5 Mei 2008.
3. Materi presentasi disajikan dalam bentuk Microsoft Power Point yang diserahkan ke panitia 3 hari sebelumnya dalam bentuk CD atau softcopy melalui email:
seminar_herpetologi2008@yahoo.com

BIAYA PENDAFTARAN
Rp. 75.000,- (Mahasiswa)
Rp. 125.000,- (Umum
)

Pendaftaran dilakukan melalui:

SEKRETARIAT PANITIA
Laboratorium Taksonomi Hewan
Fakultas Biologi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Teknika Selatan, Sekip Utara, Yogyakarta – 55281
Telp/Faks: (0274)
Email:
seminar_herpetologi2008@yahoo.com

Contact Person:
Rury : 08156803780
Fanani : 02749178903
Wenny : 081802608186


PEMBAYARAN
Biaya pendaftaran dapat dibayarkan secara langsung di sekretariat panitia (lihat keterangan di sebelah)
ATAU
Ditransfer ke rekening panitia
Bank BNI Cabang UGM Yogyakarta
Nomer rekening 0139266634
a.n. Diyan Nurisnawati

ATAU
Dibayarkan saat registrasi ulang pada tanggal 24 Mei 2008 di lokasi penyelenggaraan Kongres dan Seminar


PANDUAN PENULISAN ABSTRAK
Abstrak harus diserahkan dalam format seperti yang diterangkan di bawah ini :
1. Tulis semua nama penulis dengan nama pemakalah dicetak dengan HURUF BESAR. Tulis nama lengkap semua anggota tim (jika ditulis oleh lebih dari satu orang) penulis, nama belakang ditulis terlebih dahulu.
2. Tulis semua alamat kantor penulis sesuai urutan nama penulis yang tercantum pada no 1. Cantumkan alamat email pemakalah di dalam tanda kurung pada akhir alamat pemakalah.
3. Tulis judul makalah dengan HURUF BESAR. Judul tidak boleh lebih dari 150 karakter.
4. Sebutkan jenis makalah yang akan dipaparkan, apakah makalah seminar, poster, atau makalah utama (untuk sidang paripurna).
5. Tulis “mahasiswa” jika akan dibawakan oleh mahasiswa.
6. Sebutkan alat bantu yang diperlukan, misalnya in-focus, slide proyektor, OHP, atau kombinasi dari dua atau tiga alat.
7. Abstrak harus ditulis tidak lebih dari 200 kata dan tidak lebih dari satu paragraf. Tulisan hendaknya berisi tujuan penelitian, metodologi secara singkat, hasil utama, dan diakhiri dengan kesimpulan yang penting. Dilarang menggunakan pernyataan “hasil akan dibahas kemudian”. Abstrak yang tidak mengikuti kaidah penulisan ini akan ditolak dan kembalikan kepada penulis untuk perbaikan.


CONTOH ABSTRAK
Penulis: EPRILURAHMAN, RURYAlamat: Laboratorium Taksonomi Hewan Fakultas Biologi UGM
(email:
rurybiougm@yahoo.com)
Judul: KEANEKARAGAMAN BERUDU ANGGOTA ORDO ANURA DI LERENG SELATAN GUNUNG MERAPI, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Seminar, Umum
PowerPoint
Penelitian mengenai keanekaragaman berudu anggota Ordo Anura dilakukan dari bulan Maret 2006 – Maret 2007 di Lereng Selatan Gunung Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pengambilan sampel di wilayah ini meliputi Telaga Putri (832 m dpl), Telaga Muncar (839 m dpl), Kali Kuning (926 m dpl), Kali Bebeng (1026 m dpl), dan Bukit Plawangan (1100 dan 1310 m dpl). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakter morfologi sebagai pembeda berudu di daerah dataran tinggi serta mendapatkan informasi mengenai keragamannya. Spesimen dideskripsi dan diidentifikasi menggunakan kunci identifikasi menurut D.T Iskandar (1998). Data yang diambil meliputi deskripsi bentuk dan warna tubuh, morfologi alat mulut, otot dan sirip ekor. Hasil yang diperoleh meliputi 8 (delapan) spesies berudu anggota Ordo Anura yaitu: Megophrys montana (Kali Bebeng), Rhacophorus javanus (Kali Bebeng), Rhacophorus reinwardtii (Bukit Plawangan), Rana hosii (Telaga Muncar), Rana chalconota (Kali Kuning, Telaga Muncar, Telaga Putri), Leptobrachium haseltii (Kali Kuning), Limnonectes microdiscus (Bukit Plawangan) dan Limnonectes kuhlii (Telaga Muncar). Secara keseluruhan dapat diambil kesimpulan: 1) berudu anura dapat dibedakan berdasarkan bagian mulutnya (dengan menghitung formula geligi), postur tubuh, corak warna dan habitatnya dan 2) Kawasan Lereng Selatan Gunung Merapi merupakan habitat alami yang cocok untuk perkembangbiakan anggota Ordo Anura.
Kata kunci : Berudu, formula geligi, morfologi, Merapi, DIY




PANDUAN PEMBUATAN POSTER ILMIAH
Poster ilmiah yang akan disajikan pada seminar ini adalah poster ilmiah yang memenuhi ketentuan berikut:
1. Poster yang disajikan adalah poster ilmiah dan bukan poster publikasi.
2. Poster ilmiah terdiri dari judul kajian, nama tim atau perorangan yang melakukan kajian, alamat lengkap, institusi (jika ada), latar belakang, metodologi, hasil dan pembahasan, kesimpulan, referensi, ucapan terima kasih, yang disusun secara sistematis dan menarik.
3. Sistematika penempatan foto, tabel atau diagram, serta bagian – bagian poster lain diserahkan sepenuhnya kepada peserta.
4. Ukuran poster ilmiah yang disajikan dicetak pada kertas berukuran A0 atau A1.
5. Selama sesi poster berlangsung, penyaji wajib ada di tempat kegiatan dan mempresentasikan poster ilmiahnya.
6. Kriteria poster yang baik adalah tampilan menarik, singkat dan jelas, memuat informasi baru, dan dapat memberikan gambaran umum kajian yang dilakukan.
7. Penyerahan poster ilmiah dilakukan pada saat registrasi ulang peserta, tanggal 24 Mei 2008 dan setiap peserta akan diberikan nomor registrasi untuk kepentingan penempatan poster.
8. Mekanisme penilaian akan dilakukan oleh panitia dengan melibatkan audience yang telah ditentukan sebelumnya.

Tanggal-tanggal Penting


28 April 2008
Batas akhir pengiriman abstrak presentasi oral dan poster ilmiah

5 Mei 2008
Pengumuman abstrak yang diterima

10 Mei 2008
Batas akhir pengiriman karya fotografi

16 Mei 2008
Pengumuman pemenang lomba fotografi

19-23 Mei 2008
Pameran fotografi, lomba debat & pidato bahasa inggris, dan lomba poster

24 Mei 2008
Batas akhir registrasi peserta seminar

Rangkaian Kegiatan Kongres I PHI dan Seminar Nasional II Herpetologi Indonesia

Tanggal 17-18 Mei 2008

  • Lomba Debat Bahasa Inggris
  • Lomba Pidato Bahasa Inggris
  • Lomba Poster

Tanggal 19-23 Mei 2008

  • Lomba dan Pameran Fotografi “Reptil, Amfibi, dan Kamera”

Tanggal 24-25 Mei 2008

  • Seminar Nasional II Herpetologi Indonesia 2008
  • Kongres I Perhimpunan Herpetologi Indonesia

Sekilas tentang Seminar Nasional II Herpetologi Indonesia 2008

Seminar Nasional II Herpetologi Indonesia 2008 (SNH 2008) merupakan langkah lanjut dari Seminar Nasional I yang diadakan oleh Institut Pertanian Bogor di Pusat Informasi Lingkungan (PILI), pada bulan Mei 2007. Dalam seminar pertama tersebut, para praktisi herpetologi bersepakat untuk membentuk sebuah forum pemerhati herpetofauna yang bernama Perhimpunan Herpetologi Indonesia (PHI).
Sebagai upaya untuk memantapkan struktur organisasi serta mengukuhkan eksistensinya di Indonesia, PHI bekerjasama dengan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, serta didukung oleh LIPI dan Institut Pertanian Bogor, akan menyelenggarakan Kongres I Perhimpunan Herpetologi Indonesia (PHI) dan Seminar Nasional II Herpetologi Indonesia 2008 di Yogyakarta. Beriringan dengan kedua kegiatan tersebut, dilaksanakan pula serangkaian kegiatan lain, yaitu Lomba dan Pameran Fotografi, Lomba Debat & Pidato Bahasa Inggris, serta Lomba Poster. Keseluruhan rangkaian acara diharapkan dapat menggugah peran serta masyarakat dalam ‘mengungkap dunia herpetofauna Indonesia’.